Friday, 16 September 2011

Love HIM, always..


“Don't cry because of the hardships of this life. Cry for the forgiveness of Allah. 
Don’t cry and feel sad for Allah will never leave you alone to suffer.
He is with the believer who calls his name. He smiles to the believer who repents. 
He loves the believer who runs to him in struggle. 
And on The Day that is coming, you will see how much love and comfort He gives to those Muslims who suffered for Him.” 








Friday, 9 September 2011

Biar Saling Tak Berhubungan..Namun Saling Mendoakan.


Hati kita cuma satu,
Peliharalah ia sebaik usahamu,
Didiklah ia jangan dikuasai nafsu,
Jagalah ia jangan bertindak melulu,
Simpan saja rasa cinta itu,
Beritahulah cuma pada Dia yang maha Tahu,
Bukankah doa bisa mengubah takdirmu?
Yakinlah dengan janjiNya, inshaAllah bersatu..


[sumber :sidratulmuntaha]

Cintailah seseorang itu secara diam-diam, seperti kisah cinta suci Saidatina Fatimah r.a dan Saidina Ali k.w, yang akhirnya Allah pertemukan jua. Sesungguhnya mereka yang mencintai secara diam itu sedang berjihad. Berjihad menentang kehendak diri. Menundukkan nafsu hati..


Rasulullah s.a.w bersabda yang maksudnya : 
“Orang yang berjihad itu ialah mereka yang berjihad menentang nafsunya”.(Riwayat al-Bukhari)

Ketika pulang dari sebuah perang, seorang sahabat Rasulullah berkata: “Sungguh kita baru pulang dari suatu perang besar.” Namun Rasulullah menjawab: “Tidak, kita baru pulang dari suatu perang kecil !” sahabat yang kehairanan pun bertanya: “Kalau perang sebesar ini disebut sebagai perang kecil lalu perang yang manakah yang besar?” “Jihad melawan hawa nafsu (jihad al-nafs)” jawab Nabi saw ringkas.

Sunday, 4 September 2011

Cahaya Ilmu

Bismillahirahmanirrahim,

'Bacalah dengan nama Tuhanmu Yang Menciptakan,
yang telah menciptakan manusia daripada segumpal darah.
Bacalah dengan nama Tuhanmu Yang Maha Pemurah,
yang telah mengajar (manusia) melalui perantaraan qalam.
Dan telah mengajarkan manusia apa-apa yang tidak diketahuinya.
( Al-Alaq 1-5)

Alhamdulillah..esok akan memulakan perjalanan ke USM Penang. Menyambung perjuangan dalam mengejar Ilmu. Setelah setahun 'mencari haluan'...Allah seolah2 mendengar bisikan hati kecil ni...Allah is the best listener,you don't need to shout nor cry loud because He hears even the very silent prayer of a sincere heart...

Semoga jalan yg ku pilih ini mendapat redhaNya..Ameen.


Pesan Iman Al-Ghazali:

Ketahuilah olehmu orang yang suka menuntut ilmu..
Sesungguhnya apabila tujuan engkau dalam menuntut ilmu untuk bersenang-senangan & bermegah-megahan & untuk mendahului kawan-kawan sesamamu, serta untuk mengarah muka manusia supaya merasa segan kepadamu, maka perjalanan engkau yang demikian adalah untuk meruntuhkan agama engkau, serta menjual akhiratmu dengan duniamu, maka perniagaan dan perdagangan engkau akan kerugian.

Begitu juga orang yang mengajar serta menolong engkau dalam membuat maksiat, tak ubah seperti penjual pedang kepada seorang perompak di tengah jalan, sebagaimana nabi bersabda: “Barangsiapa menolong orang membuat maksiat maka dia itu sekutu dengannya. Dan jikalau niat & tujuan engkau dalam menuntut ilmu untuk memperolehi hidayat daripada Allah S.W.T bukan semata-mata mencari riwayat, maka bergembiralah engkau, kerana bahasanya para malaikat membentangkan sayapnya untuk engkau, dan ikan-ikan di lautan meminta ampunan kepada Allah untuk engkau apabila engkau berjalan dengan keredhaan Allah.


"Jika di tanya padaku tentang alam remaja, nescaya aku akan berkata : "Tiada kehidupan yang lebih singkat daripada menerima ilmu yang luas"
-Ibn Sina- 


~Wahai diri..sematkan dalam hati..ingatkan pada diri..Ilmu yang dituntut ikhlas kerana Allah diibaratkan seperti nur (cahaya), Moga dengan ilmu dapatlah mengenal diri, bila dah kenal diri, dengan izinNya kita kenal Pencipta...sebab syarat vital sebelum nak kenal Allah kenalah kenal diri sendiri sebenar-benarnya~

Friday, 2 September 2011

EID MUBARAK..


"TAQABBALALLAHU MINA WAMINKUM" 
"Semoga Allah menerima amalan kami dan amalan kalian semua". 

Selamat Hari Raya Aidilfitri..Maaf Zahir & Batin


Dah masuk rayer ke-4 baru bkesempatan update blog versi selamat hari rayer..Kepada kawan2 (yg bape kerat je follow blog usang ni...huu) sy mohon maaf zahir & batin...Selamat Hari Raya...Taqabballahu mina waminkum..Semoga Ramadhan yang lalu menjadi titik tolak penyucian hati menuju jalan2 yang diredhai..Ameen



 ~Ohhhh...Gonna missed the ramadhan..~

Friday, 26 August 2011

Be a silent L0VER..

Bila belum bersedia melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam ...
Karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya ...
Kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang,
Kau tak mau merosak kesucian dan penjagaan hatinya..


Karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu..
Menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu ..


Karena diammu bukti kesetiaanmu padanya ..
Karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah ALLAH swt pilihkan untukmu ...


Ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali??
Yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan ...
Tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah ....


Karena dalam diammu tersimpan kekuatan ... kekuatan harapan ...
Hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata ...
Bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap pada-Nya??


Dan jika memang 'Cinta Dalam Diammu'  itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam ...

Jika dia memang bukan milikmu, Allah, melalui waktu akan menghapus 'Cinta Dalam Diammu' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat ...

Biarkan 'Cinta Dalam Diammu'  itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahsia antara kau dengan Sang Pemilik hatimu ...

Cintailah ia dalam diam, dari kejauhan, dengan kesederhanaan dan keikhlasan...

It might be hard...

Ketika cinta kini hadir tidaklah untuk Yang Maha Mengetahui saat secercah rasa tidak lagi tercipta untuk Yang Maha Pencipta izinkanlah hati bertanya untuk siapa ia muncul dengan tiba-tiba...mungkinkah dengan ridha-Nya atau hanya mengundang murka-Nya...

Jika benar cinta itu karena Allah maka biarkanlah ia mengalir mengikuti aliran Allah karena hakikatnya ia berhulu dari Allahmaka ia pun berhilir hanya kepada Allah..

" Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah ." (QS. Adz Dzariyat:49)

" Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas(pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. "
(QS. An Nuur: 32)

" Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. " 
(QS. Ar-Ruum:21)

Tapi jika memang kelemahan masih nyata dipelupuk mata maka bersabarlah... berdo'alah... berpuasalah...

" Wahai kaum pemuda, siapa saja diantara kamu yang sudah sanggup untuk menikah, maka menikahlah, sesungguhnya menikah itu memelihara mata, dan memelihara kemaluan, maka bila diantara kamu belum sanggup untuk menikah, berpuasalah, karena ssungguhnya puasa tersebut sebagai penahannya " 
(Hadist) "

" Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. " 
(QS. Al Israa' :32)

Cukup cintai ia dalam diam...
bukan karena membenci hadirnya.. .tapi menjaga kesuciannya 

bukan karena menghindari dunia... tapi meraih surga-Nya 
bukan karena lemah untuk menghadapinya.. .tapi menguatkan jiwa dari godaan syaitan yang begitu halus dan menyelusup..

Cukup cintai ia dari kejauhan...
karena hadirmu tiada kan mampu menjauhkannya dari cobaan

karena hadirmu hanya akan menggoyahkan iman dan ketenangan 
karena hadirmu mungkin saja akan membawa kenelangsaan hati-hati yang terjaga...

Cukup cintai ia dengan kesederhanaan...
memupuknya hanya akan menambah penderitaan 

menumbuhkan harapan hanya akan mengundang kekecewaan
mengharapkan balasan hanya akan membumbui kebahagiaan para syaitan...

Maka cintailah ia dengan keikhlasan...

karena tentu kisah Fatimah dan Ali bin Abi Thalib diingini oleh hati... tapi sanggupkah jika semua berakhir seperti sejarah cinta Salman Al Farisi...?

"...boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. " 
(QS. AlBaqarah:216) "

" Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)"
(QS.An Nuur:26) "

Cukup cintai ia dalam diam dari kejauhan dengan kesederhanaan dan keikhlasan...
karena tiada yang tahu rencana Tuhan... mungkin saja rasa ini ujian yang akan melapuk atau membeku dengan perlahan karena hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikan... serahkankan rasa yang tiada sanggup dijadikan halal itu pada Yang Memberi dan Memilikinya biarkan ia yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya...


" Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga. " (Umar bin Khattab ra.)

sumber: iluvislam.com












~Duhai WANITA,..andai hidup tak dihadiri lelaki...xbererti diri xdiingini...usah bimbang kerana cinta Allah itu pasti...Allah memelihara hati dan jiwa daripada dikecewakan dan didatangi penyakit riak..dekatkan diri pada Illahi..pasti cinta sejati kau temui...usah berharap cinta insan yang kau sendiri tidak pasti...diamkan lelaki yang kau sukai...berdoa pada Illahi.InsyaAllah,kau pasti di cari...JAGALAH ALLAH,ALLAH PASTI MNJAGAMU~

Thursday, 25 August 2011

Lailatul Qard : menanti atau mencari...?

  

Dari Aisyah r.a katanya: saya pernah bertanya dengan berkata: 
"Ya Rasulullah, bagaimana kiranya saya mengetahui akan malam Lailatulqadar itu dengan tepat, 
apa yang saya akan doakan pada saat itu?" 
"Baginda menjawab : "Berdoalah dengan doa yang berikut:

 Ya Allah, ya Tuhanku sesungguhnya Engkau sentiasa memaafkan (salah silap hamba hamba-Mu), lagi suka memaafkan, oleh itu maafkanlah salah silapku"

(Hadith Sahih: Riwayat Tirmizi)

Friday, 19 August 2011

Terimalah ku...

`


~Pernah aku tersasar dari jalan menuju redhaMu ya Rabb, dan kini aku kembali padaMu.. Mengharap maghfirah dan rahmat dariMu..~